Selasa, 25 Februari 2014

Sinopsis Bersama Senja

Ellena dan Tondy adalah dua orang sahabat yang saling memiliki perasaan terhadap satu sama lain, perasaan yang lebih dari sekadar teman. Namun, keduanya tidak pernah bisa untuk mengungkapkan perasaan masing-masing. Ellena lebih memendam perasaan dan menunggu pengakuan dari Tondy, karena Ellena takut kalau Tondy tidak memiliki perasaan padanya dan Tondy tidak mengungkapkan karena Tondy tau Ellena tidak bisa sendiri. Tondy pun tahu, Ellena pernah terluka oleh Deto. Deto adalah kekasih Ellena selama 4th yang sekarang meninggalkan Ellena untuk wanita lain.Tondy, diminta untuk meneruskan perusahaan ayahnya di luar negeri. Perpisahan mereka membuat Ellena tersiksa. Namun karena rasa sayang Ellena terhadap Tondy yang besar, Ellena mau menunggu.Dalam penantian Ellena, ia bertemu dengan Mario. Mereka bertemu di tempat favorite Ellena, tempat kenangannya bersama Tondy. Ellena merasa nyaman dengan Mario, namun bayang-bayang Tondy masih melekat di benaknya.Tondy yang merasa gagal meneruskan perusahaan orang tuanya di luar negeri, akhirnya pulang ke Indonesia dan bertemu lagi dengan Ellena. Tondy berencana akan menikahi Ellena, dan itu membuat Mario hancur. Namun Mario merelakan Ellena karena Mario tau, bahagia Ellena itu Tondy. Ellena dan Tondy datang di acara wisuda Mario. Sekarang Mario tinggal di Australia, Mario menerima kontrak kerja di sana dan sudah jarang komunikasi dengan Ellena. Ellena dan Tondy menikah. Saat hari ulang tahun Tondy, Ellena ingin memberi kejutan pada Tondy bahwa dia hamil. Ellena merayakan ulang tahun Tondy di Bukit Senja, saat perjalanan pulang sehabis merayakan ulang tahun Tondy terjadi kecelakaan hebat karena Tondy hilang kendali karena malam itu hujan deras. Kecelakaan tersebut mengakibatkan Ellena buta dan Tondy mengalami kerusakan otak. Namun janin didalam perut Ellena selamat.Hari demi hari Tondy setia menemani Ellena hingga anak mereka lahir. Tondy dan Ellena memberi nama anak mereka Lilla. Ellena tidak bisa melihat anak pertamanya. Seiring waktu Lilla besar dan mulai masuk taman kanak-kanak. Lilla merasa malu karena ibunya tidak seperti ibu-ibu temannya. Akhirnya Tondy memutuskan untuk menggantikan posisi Ellena untuk mengurus Lilla. Pada saat itu Ellena merasa gagal dan sangat terpuruk.Ellena mulai mengenalkan Lilla pada Bukit Senja. Hampir tiap sore Tondy dan Ellena mengajak Lilla ke Bukit Senja. Hingga pada suatu saat Tondy tidak bisa menemani Ellena dan Lilla. Tondy harus dirawat karena koma.Lilla mulai mencintai Bukit Senja. Lilla selalu mengajak Ellena untuk menemaninya ke Bukit Senja. Lilla suka membeli bakon dan harum manis di Bukit Senja. Hingga suatu saat saat membeli harum manis, Lilla jatuh dan ditolong oleh seorang laki-laki, dia Mario. Mario telah kembali ke Indonesia.Pada suatu sore. Ellena dan Lilla duduk untuk menunggu senja. Pada saat itu pula Ellena harus menerima kabar bahwa Tondy kritis. Ellena kembali ke Rumah Sakit dan pada saat perjalanan ke Rumah Sakit, Lilla berteriak-teriak saat mobil yaang ditumpanginya agak menepi karena ada kecelakaan. Lilla melihat sosok laki-laki yang dikenalnya yaitu Mario penuh darah. Mario kecelakaan saat ingin menuju Puncak Bukit Senja.Ellena sampai dirumah sakit bersama Lilla, Mbok, dan Sopir pribadi Tondy. Tondy sudah meninggal. Ellena sangat terpuruk, dia tidak bisa membayangkan hidupnya tanpa Tondy. Dokter meminta saat itu juga dilakukan operasi mata untuk Ellena. Tondy mendonorkan matanya untuk Ellena agar dihari terakhir Tondy, Ellena bisa melihat Tondy. Ellena menolak karena kasihan dan tidak tega. Tapi Ellena menyetujui setelah dokter menjelaskan tentang pesan dari Tondy.Ellena sudah bisa melihat. Ellena tidak kuasa membendung perasaannya. Ellena kehilangan seseorang yang sangat ia cintai. Dia melihat dengan mata orang yang meninggalkan sore itu. Ellena memeluk Lilla dan menangis karena anak satu-satunya itu sangat cantik, mirip dengan Tondy.Ellena selalu mengenang Tondy dengan menjulurkan tangan seakan memgang senja. Ellena selalu ke Bukit Senja bersama Lilla. Lilla seperti biasanya membeli harum manis, dan dia bertemu Mario. Mario buta pasca kecelakaan yang dialaminya. Ellena bertemu Mario karena Lilla. Mario malu kepada Ellena dengan keadaannya sekarang. Ellena bercerita tentang kehidupannya yang selama ini gelap hingga ia bisa melihat senja yang cantik karena mata Tondy. Disitu Mario sadar bahwa Ellena tidak melupakannya karena tidak pernah membalas email darinya. Ellena duduk bersama Mario dan Lilla dikursi yang biasanya dipakai bersama Tondy. Ellena berbicara pada Mario tentang satu hal yang selalu ia katakan pada Tondy pada saat menunggu senja. "Walaupun aku ga bisa liat senja, tapi aku bisa merasakan senja."